This is featured post 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

This is featured post 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Tampilkan postingan dengan label Wacana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wacana. Tampilkan semua postingan

Kualitas Guru di Indonesia

0 komentar

Pembinaan Guru Mutlak Dilakukan


FKIP news: Terpuruknya dunia pendidikan di Indonesia dengan segala problematikanya tak bisa lepas dari peranan seorang guru di dalam kelas. Sebagai ujung tombak utama dalam dunia pendidikan, kinerja guru harus ditingkatkan. Untuk itu pembinaan guru secara simultan mutlak dilakukan karena guru merupakan aktor penentu keberhasilan pendidikan.

Dekan FKIP Universitas Lampung (Unila) Bujang Rahman mengatakan, masih rendahnya kualitas guru saat ini tidak sepenuhnya ditanggung oleh para guru. Banyak faktor yang menyebabkan guru menjadi demikian.

Menurutnya, hal tersebut bukan variabel yang berdiri sendiri karena banyak faktor lain yang turut memengaruhi buruknya kinerja kualitas guru saat ini. Salah satunya adalah manajemen pendidikan yang tidak profesional.

Dikatakannya, tak jarang guru menerima tekanan secara psikologis. Hal itu dapat terlihat dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Guru (PLPG) yang menjadi bagian proses sertifikasi guru oleh Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK), yang dalam hal ini dilakukan FKIP Unila.

“Di dalam kelas, para guru menunjukkan kinerja yang luar biasa. Mereka pandai melakukan presentasi, baik dalam menyusun rencana program pembelajaran (RPP). Tapi anehnya ketika mereka kembali ke sekolah masing-masing kinerja mereka tidak berubah,” kata dia.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Sutopo Ghani Nugroho mengemukakan, kegagalan pada dunia pendidikan saat ini tidak bisa lepas dari kondisi guru. Topo yakin keberhasilan seseorang 80 persen dipengaruhi oleh para guru yang mampu memberikan inspirasi.

“Kunci keberhasilan pendidikan ada pada para guru. Hal ini harus menjadi perhatian khusus para pihak yang berkaitan langsung baik dalam proses penyediaan tenaga guru maupun pengelola guru di lapangan,” urainya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PMPTK) Disdik Provinsi Lampung Ria Andari menambahkan, nilai rata-rata kualitas guru saat ini masih sangat rendah.

“Bayangkan, pada ujian nasional lalu pemerintah menetapkan standar nilai lima pada siswa. Namun kenyataannya berdasarkan uji kompetensi awal, standar nilai rata-rata guru baru tiga koma tiga,” paparnya.

0 komentar

Presiden Yudhoyono tidak Bahas HAM dan Nuklir dengan Kim Yong-nam

  
Presiden_Yudhoyono_tidak_Bahas_HAM_dan_Nuklir_dengan_Kim_Yong nam
JAKARTA--MICOM: Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea  (Korea Utara) Kim Yong-nam, ketika melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/5), tidak secara rinci membahas terkait perkembangan masalah hak asasi manusia di kedua negara, serta persoalan nuklir yang menjadi perhatian masyrakat internasional.

Dikatakan Marty, Indonesia tidak bisa langsung melakukan pembicaraan yang tidak membuat nyaman pihak Korea Utara. Menurut Marty, maka dari itu Indonesia harus cerdas, mengkaji dan menelaah instrument apa yang dimiliki, sehingga bisa membuat hubungan RI dan Korut ini bisa dikembangkan.

“Agar bisa timbulkan kenyamanan rasa saling memahami tapi bukan sifatnya kita menutup mata terhadap berbagai kekurangan, justru inilah peluang kita untuk bisa pengaruhi situasi di Korut,” tutur Marty.

Kendati demikian, terkait isu HAM, Marty Natalegawa mengatakan, posisi Indonesia terkait isu HAM di Korea Utara sangat tegas. Posisi Indonesia senantiasa berevolusi dan berkembang. Pada awalnya, Indonesia menentang resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Korut. Marty tak merinci resolusi yang dimaksud.

"Namun, dalam beberapa waktu ini, kita telah menyesuaikan posisi kita agar Korut bisa meningkatkan terkait HAM dengan tidak lagi menentang resolusi Korut di PBB," kata Marty.

Sebelumnya, beberapa pihak mendesak pemerintah agar menjadikan pertemuan hari ini lebih dari sekadar pertemuan pragmatis, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan mendasar di Korut, seperti pelanggaran hak asasi manusia dan kelaparan yang melanda rakyat negara itu.

Sedangkan untuk masalah peluncuran roket, Marty mengatakan, Presiden Yudhoyono dalam pembicaraan dengan Presiden Kim Yong Nam mendapat penjelasan dari Kim Yong Nam tersebut bahwa dalam peristiwa peluncuran satelit komunikasi tersebut ada informasi yang tidak berimbang sehingga menyudutkan pihak Korea Utara.

“Atas informasi yang disampaikan tadi, Presiden Yudhoyono menggarisbawahi pentingnya semua pihak senantiasa berdialog dan komunikasi agar tidak terjadi salah paham,” kata Marty.

Menlu juga mengatakan secara umum Indonesia sudah menyampaikan penyesalan atas peluncuran satelit komunikasi tersebut karena memicu rasa tidak tenang dan juga menimbulkan rasa ancaman.

“Indonesia berpendapat perlu adanya transparansi dan komunikasi terkait semua masalah di Semenanjung Korea,” katanya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan perlunya komunikasi yang sangat baik dan terus ditingkatkan kualitasnya sebagai salah satu saluran untuk menyelesaikan masalah di Semenanjung Korea dan juga keinginan kedua Korea untuk reunifikasi. (Mad/OL-2)

Jilbab Masa Kini

0 komentar

Kreasi Jilbab "Barbie Rumbai"


Barbie Rumbai Bentuk Dasar - Bentuk Setelah DiKreasikan


  • Model 1: Daya tariknya Hiasan rumbai diletakkan pada bagian depan. Cara membuatnya Jilbab dijepit pada bagian belakang kemudian kedua ujungnya dililit2kan di bagian leher dengan rapi dan usahakan salah satu rumbai terletak pada bagian depan.


  • Model 2. Jilbab dijepit pada bagian belakang, kedua ujung diikatkan ke samping dan bentuk bunga.
  • Model 3. Jilbab Barbie dijepit pada bagian depan, kedua ujungnya diikat kepang. Permanis dengan Bros.

  • Model 4. Jilbab barbie dijepit pada bagian belakang. Salah satu ujungnya untuk menutup bagian dada dan ujung lainnya dililit dan dijadikan hiasan pada bagian kepala.


  • Model 5. Jilbab Barbie dijepit pada bagian depan, kedua ujungnya dilitkan pada bagian leher dan usahakan salah satu ujungnya dilebihkan, letakkan pada bagian depan sehingga menyerupai shal/dasi.


  • Model 6. Model ciput nih, cara bikinnya, jilbab dijepit pada bagian belakang, kedua selendangya sama-sama dililit sehingga seperti tali tambang. Selendang kanan menghias bagian kepala, selendang kiri dilingkarkan pada bagian konde belakang, kedua ujung yang berumbai bertemu di bagian kanan, tahan dengan jarum pentul. Permanis dengan bros. Cantik kan??? :)



  • Model 7. Kalau ini jilbab barbienya juga dijepit pada bagian belakang, kemudian selendang kanan dan kiri agak dililt tetapi tidak perlu terlalu rapat, keduanya ikat pada bagian atas, ujung selendang kanan diletakkan pada bagian bawah telinga dan ujung selendang kiri juga demikian. Permanis dengan bros pada bagian kepala.



     
  • Model 8. Jilbab Barbie ini menggunakan cepol konde sebagai bentuk dasar, jilbab barbie dijepit pada bagian belakang, salah satu ujungnya menutup dada, dan ujung selendang lainnya dilebarkan pada bagian belakang. Permanis dengan Bros

     

     

     

     

     

    Jilbab Model Kipas
    • Ambil bagian ujung jilbab segiempat, lipit-lipit dan ikat dengan karet gelang, kedua ujung lipitan dipertemukan agar membentuk bunga.


    • Gunakan jilbab naila sticisy atau maiara casual sebagai jilbab dasar.
    • Tarik sedikit bagian leher jilbab dasar agar lebih rapi
    • Kenakan jilbab segiempat sebagai atasan jilbab dasar, letakkan bunga pada bagian samping.


    • Pertemukan sisi kanan dengan sisi kiri jilbab, bantu dengan jarum pentul. Rapikan bagian bawah agar menutup permukaan leher.

    • Permanis dengan bros yang diletakkan di tengah-tengah bunga, hasilnya penampilan Anda menjadi unik dan elegan. Selamat mencoba!!!!

  • Model 1. Ciput Daisy Dipadukan dengan Zatta Naila Sticisy. Bagian belakang dikulum menjadi satu antara jilbab dasar dan tali pada ciput daisy.

Model 1
  • Model 2. Ciput Daisy Dipadukan dengan Jilbab segiempat sutra (koleksi pribadi). Bagian belakang dilipit-lipit menjadi satu antara jilbab dasar dan tali pada ciput daisy.
Model 2
  • Model 3. Ciput Papyrus Dipadukan dengan Zatta Naila Sticisy. Bagian tali dibentuk bunga ros pada sisi kanan dekat teliga.